You are currently viewing Keutamaan Fakir Miskin

Keutamaan Fakir Miskin

  • Post category:Ilmu / Projek

3342-4195. Dari Sahl bin Sa’d Al Sa’idi, ia berkata, “Seorang lelaki pernah lewat di hadapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu beliau bertanya, ‘Apa pendapat kalian tentang orang ini?’ Para sahabat menjawab, ‘Dalam hal ini menurut kami orang ini seorang bangsawan. Ia pasti diterima jika meminang, jika meminta bantuan pasti dibantu, dan jika berkata pasti perkataannya didengarkan.” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam diam. Lalu lewatlah seorang lelaki di hadapan beliau, lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya, ‘Apa pendapat kalian tentang orang ini? ‘ Para sahabat menjawab, ‘Menurut kami, demi Allah, wahai Rasulullah. Orang ini adalah orang termiskin dari kalangan kaum muslimin. Jika ia meminang pasti akan ditolak, jika meminta pertolongan pasti tidak ditolong, dan jika ia berkata pasti perkataannya tidak didengarkan.’ Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Sungguh orang ini (orang paling miskin) lebih baik dari dunia dan segala isinya daripada orang yang ini (bangsawan)’.” Shahih: Muttafaq ‘Alaih.

Intisari Hadis

1. Hadis ini menunjukkan bahawa timbangan hakiki disisi Allah adalah taqwa yang ada di dalam hati sepertimana firman Allah swt ( sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian adalah yang paling takwa),
Bukan yang zahir seperti , harta , pangkat kedudukan. pakaian , kereta mewah..dan lain².
Berbeza dengan timbangan manusia yang selalu di pandang baik dan bagus di mata manusia belum tentu baik disisi syariat..
Dan terkadang orang yang di pandang mulia disisi manusia justeru tiada apa-apa disisi Allah, sepertimana sabda Rasulullah s.a.w saat menjelaskan orang kedua , walau dia miskin tapi lebih baik dari dunia serta seisinya. Disebabkan ketakwaannya.

2. Timbul soalan siapakah yang paling mulia disisi Allah adakah orang kaya yang bersyukur atau orang miskin yang bersabar?
Maka jawapan nya adalah: yang paling takwa dari kedua nya samaada kaya atau miskin..

3. Tidak benar ungkapan yang mengatakan orang miskin lebih baik dari orang kaya secara mutlak, sebab semuanya di timbang dengan kecintaan dan ketaqwaan kepada Allah yang ada di hati.

Pengajaran dari hadis ini: Nilai takwa lah yang menjadi inti ukuran seseorang.
والله أعلم بالصواب

INFAK Klik disini https://linktr.ee/PIKDM

#PIKDM
#BuletinPikdm
#BroadcastNewsPIKDM
#ChannelIlmuPIKDM
#InfakJumaat
#MampuInfak